Perhiasan Bertema Es Krim dan Es Loli Jadi Tren Musim Panas

Musim panas identik dengan berbagai camilan manis yang menyegarkan, seperti es loli dan es krim soft-serve. Kini, inspirasi dari hidangan favorit tersebut tidak hanya hadir di meja makan, tetapi juga menghiasi dunia perhiasan mewah. Dalam ajang Couture terbaru, dua desainer ternama, Edina Kiss dan Karina Choudhrie, memperkenalkan liontin unik yang mengubah kenangan masa kecil menjadi karya seni bernilai tinggi.

Kedua desain ini berhasil menarik perhatian para kolektor karena memadukan batu permata berwarna-warni, emas 18 karat, dan konsep yang penuh nostalgia. Tidak heran jika liontin bertema makanan manis ini menjadi salah satu karya paling mencuri perhatian dalam pameran perhiasan internasional tersebut.

Inspirasi Masa Kecil dalam Balutan Perhiasan Mewah

Baik Edina Kiss maupun Karina Choudhrie mengangkat tema yang sama, yakni kebahagiaan sederhana saat menikmati es krim atau es loli di musim panas. Namun, masing-masing menghadirkannya melalui interpretasi desain yang berbeda.

Edina Kiss memilih menghadirkan es loli klasik dengan warna-warna cerah, sedangkan Karina Choudhrie menampilkan kelembutan es krim soft-serve lengkap dengan hiasan ceri di atasnya. Kedua karya tersebut menjadi bukti bahwa inspirasi sehari-hari dapat diubah menjadi perhiasan mewah bernilai tinggi.

Liontin Popsicle Karya Edina Kiss

Salah satu karya yang paling banyak dibicarakan adalah liontin Popsicle rancangan Edina Kiss. Liontin berukuran besar ini dibuat menggunakan kombinasi batu akik kuning, opal merah muda, batu akik cokelat, serta tetesan emas kuning 18 karat. Tongkat es lolinya juga dihiasi safir merah muda seberat 0,68 karat, memberikan sentuhan elegan pada desain yang tampak sederhana.

Terinspirasi Liburan Musim Panas di Hungaria

Edina Kiss mengungkapkan bahwa desain tersebut terinspirasi dari masa kecilnya di Hungaria. Meski tinggal jauh dari pantai, ia selalu menantikan momen liburan keluarga ketika dapat menikmati es loli berwarna-warni di tepi pantai.

Menurut Kiss, liontin tersebut dibuat untuk menangkap kebahagiaan sederhana yang sering kali terlupakan seiring bertambahnya usia.

“Saya ingin menangkap kebahagiaan sederhana itu, warnanya, sinar matahari, serta perasaan menjadi anak-anak yang sedang berlibur,” ujar Edina Kiss.

Ia juga menambahkan bahwa liontin tersebut tidak hanya terlihat ceria, tetapi juga memiliki nilai emosional yang dapat dikenang sepanjang masa.

Bagian dari Koleksi Recess

Liontin Popsicle dijual dengan harga 19.500 dolar AS dan merupakan bagian dari koleksi Recess. Koleksi ini menghadirkan berbagai perhiasan bertema masa kecil, termasuk liontin berbentuk rollerskate serta beberapa varian rasa lain dari desain Popsicle.

Perhiasan tersebut tersedia di butik maupun toko daring Marissa Collections di Naples, Florida, dan menjadi salah satu koleksi favorit para pencinta perhiasan unik.

Liontin Ice Cream Karya Karina Choudhrie

Bagi pencinta es krim soft-serve, Karina Choudhrie menghadirkan liontin Ice Cream yang tak kalah memikat. Desain ini menampilkan safir merah muda seberat 1,45 karat yang dibentuk menyerupai pusaran es krim lembut di atas kerucut emas kuning 18 karat.

Keindahan liontin semakin lengkap berkat taburan berlian seberat 2,19 karat pada bagian kerucut, serta sebuah rubi 0,17 karat yang dibentuk menyerupai buah ceri di bagian atas.

Koleksi The Big Splash Circus

Liontin Ice Cream merupakan bagian terbaru dari koleksi The Big Splash Circus, yang pertama kali diperkenalkan Karina Choudhrie pada ajang Couture tahun sebelumnya.

Menurut Choudhrie, desain tersebut merupakan penghormatan terhadap camilan klasik yang identik dengan masa kecil, namun dihadirkan dalam versi yang jauh lebih mewah.

“Liontin es krim ini merupakan penghormatan yang ceria terhadap camilan klasik masa kecil. Yang satu ini memang sedikit lebih mewah, tetapi tetap sama serunya,” jelas Karina Choudhrie.

Liontin tersebut dipasarkan dengan harga 10.980 dolar AS, menjadikannya salah satu koleksi eksklusif yang menggabungkan kemewahan dan nuansa nostalgia.

Tren Perhiasan Bertema Nostalgia Semakin Populer

Perhiasan bertema makanan kini menjadi salah satu tren yang semakin diminati dalam industri perhiasan mewah. Para desainer tidak lagi hanya mengandalkan motif bunga, hewan, atau bentuk geometris, tetapi juga menghadirkan objek-objek yang mampu membangkitkan kenangan masa kecil.

Melalui penggunaan batu permata berwarna cerah, emas berkualitas tinggi, dan detail yang dikerjakan secara presisi, karya seperti Popsicle dan Ice Cream menunjukkan bahwa perhiasan dapat menjadi media untuk menceritakan kisah pribadi sekaligus menampilkan karakter pemakainya.

Simbol Keceriaan yang Bernilai Tinggi

Meski terinspirasi dari camilan sederhana, kedua liontin ini membuktikan bahwa kreativitas tanpa batas dapat menghasilkan karya seni bernilai tinggi. Edina Kiss dan Karina Choudhrie berhasil mengubah kenangan musim panas menjadi aksesori mewah yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki makna emosional yang kuat.

Bagi kolektor maupun pencinta perhiasan unik, kedua liontin ini menjadi simbol bahwa kemewahan tidak selalu harus tampil formal. Sebaliknya, sentuhan nostalgia dan keceriaan justru mampu menghadirkan daya tarik yang berbeda, menjadikannya salah satu tren paling menarik di dunia perhiasan tahun ini.

Baca juga artikel: Red Velvet Bundt Cheesecake, Kue Lembut Isi Krim Keju

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *