Tujuannya adalah agar proses penjualan De Beers selesai pada paruh kedua tahun 2026, dengan proses persetujuan selanjutnya diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu tahun.

London—Anglo American merilis laporan kinerja semester pertamanya pada hari Kamis, yang mencakup pembaruan mengenai jadwal penjualan De Beers Group.

Anglo American Targetkan Penjualan De Beers Rampung pada 2026

Proses Divestasi Memasuki Tahap Akhir

Dalam konferensi telepon mengenai laporan keuangan perusahaan, CEO Anglo American Duncan Wanblad mengatakan bahwa timnya telah bekerja sangat keras di tengah lingkungan bisnis yang kompleks untuk menyelesaikan proses penjualan De Beers.

Menurut Wanblad, proses divestasi kini telah memasuki tahap akhir, meskipun masih membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak sebelum penandatanganan perjanjian definitif.

Ia menegaskan bahwa fokus utama perusahaan adalah menyelesaikan transaksi tersebut pada paruh kedua tahun 2026.

Anglo American Bantah Ada Penawar Eksklusif

Wanblad juga membantah laporan yang menyebut konsorsium yang dipimpin mantan CEO De Beers, Gareth Penny, telah menjadi kandidat utama dalam proses akuisisi.

Ia menjelaskan bahwa Anglo American tidak memiliki kesepakatan eksklusif dengan pihak mana pun dan masih mempertimbangkan lebih dari satu penawar potensial.

Selain itu, perusahaan memastikan bahwa jalur yang ditempuh adalah penjualan secara privat, bukan melalui pencatatan saham perdana (IPO).

Penjualan Diperkirakan Hadapi Proses Regulasi Selama Satu Tahun

Persetujuan Otoritas dari Berbagai Negara

Menanggapi pertanyaan analis mengenai proses regulasi, Wanblad mengatakan bahwa transaksi tersebut kemungkinan memerlukan persetujuan dari otoritas di Amerika Serikat, Tiongkok, dan Eropa.

Menurutnya, proses hukum dan regulasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu tahun setelah kesepakatan penjualan resmi tercapai.

Kondisi Pasar Berlian Masih Menghadapi Tekanan

Permintaan Berlian Alami Bertahan, Berlian Kecil Tertekan

De Beers melaporkan bahwa kondisi perdagangan berlian mentah masih penuh tantangan akibat ketidakpastian geopolitik, kondisi makroekonomi global, dan konflik di Timur Tengah.

Meskipun permintaan terhadap berlian alami berukuran besar dan berkualitas tinggi tetap stabil, berlian berukuran kecil dan berkualitas rendah masih menghadapi tekanan harga karena persaingan dari berlian sintetis hasil laboratorium.

Pendapatan dan Harga Berlian Mengalami Penurunan

Penjualan Turun Dibandingkan Tahun Sebelumnya

Total pendapatan De Beers pada semester pertama tahun 2026 mencapai US$1,6 miliar, turun 19 persen dibandingkan US$2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Harga rata-rata berlian yang direalisasikan juga turun menjadi US$105 per karat dari sebelumnya US$155 per karat. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh komposisi penjualan yang didominasi produk bernilai lebih rendah serta melemahnya indeks harga berlian mentah.

Perusahaan juga membukukan rugi EBITDA dasar sebesar US$113 juta pada semester pertama, meski langkah efisiensi biaya berhasil membantu mengurangi tekanan terhadap kinerja keuangan.

De Beers Lakukan Efisiensi dan Optimalkan Produksi

Tambang Venetia Ditutup Sementara, Produksi Naik

Sebagai bagian dari program penghematan biaya, De Beers mengumumkan penutupan sementara tambang Venetia di Afrika Selatan selama dua tahun.

Perusahaan juga berencana melakukan pemindahan maupun pengurangan jumlah karyawan, terutama di kantor pusat London.

Di sisi lain, produksi berlian pada semester pertama meningkat 46 persen, dari 10,2 juta menjadi 14,9 juta karat. Peningkatan ini didukung oleh kembali beroperasinya tambang Orapa pada kapasitas penuh setelah menjalani pemeliharaan serta pelepasan bijih yang telah direncanakan di tambang Gahcho Kué, Kanada.

Proyeksi Produksi Tahun 2026 Tetap Dipertahankan

De Beers memperkirakan produksi akan melambat pada semester kedua karena jadwal pemeliharaan di tambang Orapa dan Jwaneng.

Meski demikian, perusahaan tetap mempertahankan target produksi sepanjang tahun 2026 pada kisaran 21 hingga 26 juta karat, sesuai proyeksi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Baca juga artikel: Gorengan Jalapeño Popper, Camilan Pedas Isi Keju

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *