Kat Florence Luminas Siap Dilelang di Hong Kong

Dua batu turmalin Paraíba berukuran luar biasa asal Mozambik yang dikenal sebagai “Kat Florence Luminas” akan menjadi salah satu daya tarik utama dalam lelang perhiasan mewah Sotheby’s di Hong Kong. Sepasang batu permata langka tersebut akan ditawarkan sebagai satu lot dengan estimasi harga mencapai HK$4 juta atau sekitar US$637.500.

Kedua batu berbentuk oval itu memiliki berat masing-masing 71,24 karat dan 72,84 karat. Menurut Kat Florence, keduanya merupakan pasangan turmalin Paraíba tanpa cacat dan tanpa perlakuan panas terbesar di dunia yang pernah ditawarkan melalui lelang.

Mendapat Penilaian Tinggi dari Laboratorium Gemologi

Nilai koleksi kedua batu tersebut semakin kuat setelah mendapat pengakuan dari sejumlah laboratorium gemologi ternama. Awal tahun ini, Gübelin Gem Lab memberikan peringkat “Outstanding” kepada pasangan turmalin tersebut.

Berdasarkan daftar lot Sotheby’s, batu berukuran 72,84 karat memperoleh skor 90,6 poin, sedangkan batu 71,24 karat mendapatkan nilai lebih tinggi, yakni 92,1 poin.

Pada Juni lalu, laboratorium permata Prancis Bellerophon Gemlab juga melakukan pemeriksaan terhadap kedua batu tersebut dan memberikan Bellerophon Privilege Award.

Turmalin Paraíba dengan Kelangkaan Luar Biasa

Bellerophon menjelaskan bahwa penghargaan tersebut sangat jarang diberikan. Pengakuan itu ditujukan bagi material permata yang tidak mengalami perlakuan serta memiliki kombinasi langka dari segi ukuran, kejernihan, dan warna.

Berasal dari Kristal Mentah 830 Karat

Kedua batu tersebut memiliki sejarah panjang. Turmalin itu dipotong dari sebuah kristal mentah seberat 830 karat yang ditemukan pada 2003 oleh pemburu permata Don Kogen, suami Kat Florence.

Kristal raksasa tersebut ditemukan di distrik Mavuco, Provinsi Nampula, Mozambik. Selain menghasilkan pasangan Kat Florence Luminas, material yang sama juga menghasilkan turmalin Paraíba berukuran 182 karat.

Batu 182 karat tersebut telah terjual sekitar US$487.000 dalam sebuah lelang Bonhams pada tahun sebelumnya, semakin memperkuat nilai sejarah dan koleksi dari sumber material tersebut.

Kalung Tanzanite Ikut Masuk Lelang

Selain pasangan turmalin Paraíba, Sotheby’s Hong Kong juga akan menampilkan karya Kat Florence lainnya. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah sebuah kalung dengan tanzanite tanpa cacat seberat 424,80 karat.

Kalung tersebut dihiasi berlian potongan princess dan brilliant berkualitas D tanpa cacat, memberikan tampilan mewah yang semakin menonjolkan batu tanzanite berukuran besar di bagian tengah.

Tanzanite Raih Predikat “Outstanding”

Pada Februari, Gübelin Gem Lab menganalisis tanzanite tersebut dan memberikan peringkat “Outstanding” dengan skor 91,9.

Kalung ini diperkirakan akan terjual dengan harga HK$2 juta hingga HK$2,8 juta, atau sekitar US$255.000 hingga US$357.000. Dengan demikian, dua karya Kat Florence menjadi bagian penting dari jajaran perhiasan bernilai tinggi dalam lelang mendatang.

Rekam Jejak Kat Florence di Dunia Lelang

Pasangan Kat Florence Luminas dan kalung tanzanite tersebut menjadi karya kedelapan dan kesembilan dari sang desainer yang berhasil mencatatkan pencapaian penting dalam lelang.

Perpaduan Ukuran, Warna, dan Kejernihan

Kat Florence Atelier menyebut kedua karya tersebut mendapatkan pengakuan global berkat kombinasi kelangkaan, ukuran, warna, kejernihan, serta kualitas potongannya.

Bagi kolektor batu permata, kombinasi berbagai karakter tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat sebuah batu memiliki nilai dan daya tarik tersendiri. Terlebih, turmalin Paraíba dan tanzanite dengan ukuran besar serta kualitas tinggi termasuk material yang relatif sulit ditemukan.

Sotheby’s Hong Kong Gelar Lelang 17 September

Kat Florence sendiri berbasis di Kanada. Selain dikenal sebagai perancang perhiasan, ia juga merupakan pemilik The Kat Florence Hotel di Elora, Ontario.

Hotel tersebut menempati bangunan bersejarah yang dibangun pada 1848. Di dalamnya terdapat koleksi batu permata langka milik Kat Florence yang terus berkembang dan dipamerkan di sepanjang dinding batu kapur bangunan.

Perhatian kini tertuju pada Lelang Perhiasan Mewah Sotheby’s di Hong Kong yang dijadwalkan berlangsung pada 17 September. Pasangan Kat Florence Luminas diperkirakan menjadi salah satu lot yang paling menarik perhatian, terutama karena ukuran, kualitas, asal-usul, serta kelangkaan dua turmalin Paraíba tersebut.

Baca juga artikel: 3 Kreasi Roti Panggang Manis Untuk Camilan Lezat Di Rumah

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *