Penjualan LVMH Turun, Divisi Perhiasan dan Jam Tangan Tetap Bersinar
Raksasa barang mewah asal Prancis, LVMH, melaporkan penurunan pendapatan pada paruh pertama 2026 di tengah tantangan ekonomi global dan ketegangan geopolitik. Meski demikian, divisi jam tangan dan perhiasan justru mencatatkan pertumbuhan yang solid, didorong oleh performa merek-merek unggulan seperti Tiffany & Co., Bulgari, dan Chaumet.
Untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026, pendapatan LVMH mencapai 38,64 miliar euro atau sekitar 43,97 miliar dolar AS, turun 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun secara organik, perusahaan masih membukukan pertumbuhan sebesar 2 persen.
Pendapatan LVMH Tertekan Kondisi Geopolitik
LVMH menyebut kondisi ekonomi global yang belum stabil menjadi faktor utama melemahnya kinerja perusahaan pada semester pertama tahun ini. Konflik di Timur Tengah turut memperburuk situasi dan memberikan tekanan terhadap aktivitas bisnis di sejumlah kawasan.
Penjualan Kuartal Kedua Mulai Pulih
Meski awal tahun berjalan cukup berat, penjualan LVMH mulai menunjukkan perbaikan pada kuartal kedua.
Pendapatan kuartal kedua mencapai 19,52 miliar euro, relatif stagnan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun secara organik, perusahaan mencatat pertumbuhan sebesar 3 persen.
CEO LVMH, Bernard Arnault, menyebut peningkatan tersebut didukung oleh:
- Penjualan kuat lini klasik Tiffany & Co.
- Performa positif Bulgari.
- Koleksi perdana Jonathan Anderson untuk Christian Dior.
- Pembukaan butik Louis Vuitton di Beijing dan Seoul.
Divisi Perhiasan Jadi Motor Pertumbuhan
Di tengah perlambatan beberapa divisi bisnis, segmen jam tangan dan perhiasan menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar.
Penjualan divisi ini naik:
- 3 persen secara tahunan pada semester pertama.
- 9 persen secara organik.
- Mencapai 5,23 miliar euro.
Sementara pada kuartal kedua, penjualan meningkat:
- 7 persen secara tahunan.
- 11 persen secara organik.
- Menjadi 2,78 miliar euro.
Tiffany & Co. Tampil Sangat Kuat
Menurut Direktur Komunikasi Keuangan LVMH, Rodolphe Ozun, seluruh wilayah utama mencatat pertumbuhan positif, terutama:
- Amerika Serikat
- Asia
- Jepang
Di Tiffany & Co., beberapa koleksi menjadi penyumbang utama penjualan, antara lain:
- Knot Collection
- HardWear Collection
- Blue Book 2026 “Hidden Garden”
Selain itu, sekitar 40 persen jaringan toko Tiffany & Co. kini telah selesai direnovasi sebagai bagian dari strategi transformasi merek.
Natalie Portman Perkuat Citra Tiffany
Pada awal 2026, Tiffany & Co. juga meluncurkan kampanye global bersama aktris pemenang Oscar Natalie Portman sebagai duta merek terbaru.
Menurut CFO LVMH, Cécile Cabanis, transformasi Tiffany kini mulai membuahkan hasil berkat semakin kuatnya posisi koleksi ikonik perusahaan.
Bulgari Catat Rekor Pendapatan
Performa Bulgari juga menjadi sorotan positif sepanjang semester pertama.
Koleksi Eclettica Pecahkan Rekor
LVMH menyebut koleksi perhiasan mewah dan jam tangan terbaru bertajuk Eclettica berhasil mencatat pendapatan tertinggi dalam sejarah merek tersebut.
Selain itu:
- Koleksi Vimini mendapat respons positif.
- Kampanye baru Serpenti berhasil meningkatkan daya tarik konsumen.
Dua Lipa dan Jake Gyllenhaal Jadi Duta Merek
Untuk memperkuat citra global, Bulgari menunjuk:
- Dua Lipa
- Jake Gyllenhaal
sebagai ambassador resmi pada awal tahun 2026.
Chaumet dan Fred Terus Berinovasi
Merek perhiasan lain di bawah naungan LVMH juga menghadirkan berbagai koleksi baru.
Chaumet
Chaumet memperluas koleksi:
- Bee de Chaumet
- Joséphine
serta meluncurkan:
- A Journey Through Nature
- Envol
Fred Rayakan Ulang Tahun ke-90
Fred memperingati ulang tahun ke-90 dengan menghadirkan desain baru pada koleksi:
- Force 10 Rise
- Chance Infinie
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi merek di pasar perhiasan mewah.
Merek Jam Tangan Tetap Aktif Berinovasi
Selain perhiasan, portofolio jam tangan LVMH juga terus berkembang.
Merek-merek utama meliputi:
- TAG Heuer
- Hublot
- Zenith
TAG Heuer Manfaatkan Formula 1
TAG Heuer memperoleh keuntungan dari kerja sama resminya dengan Formula 1 sepanjang musim 2026 melalui berbagai kampanye pemasaran global.
Hublot dan Zenith Luncurkan Produk Baru
Hublot memperkenalkan edisi terbatas terbaru Big Bang, sedangkan Zenith menambah model baru pada lini:
- G.F.J.
- Chronomaster
Peluncuran tersebut diharapkan menjaga daya saing kedua merek di pasar jam tangan premium.
Amerika Serikat Jadi Pasar Terkuat
Dilihat berdasarkan wilayah, Amerika Serikat menjadi pasar dengan performa terbaik.
Penjualan di AS meningkat:
- 6 persen pada kuartal kedua.
- 4 persen sepanjang semester pertama.
AS kini menyumbang sekitar 25 persen dari total pendapatan LVMH.
Asia dan Eropa Tetap Stabil
Selain Amerika Serikat:
- Eropa menunjukkan ketahanan yang baik.
- Asia (di luar Jepang) mencatat pertumbuhan kuat.
- Jepang kembali tumbuh positif berkat performa kuartal kedua.
Timur Tengah Tertekan Konflik
Wilayah Timur Tengah sempat memulai tahun dengan baik.
Namun konflik yang meningkat setelah serangan Amerika Serikat terhadap Iran pada Februari memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan pendapatan semester pertama.
LVMH Tetap Optimistis Menatap Paruh Kedua Tahun
Meski menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan geopolitik, Bernard Arnault menegaskan bahwa LVMH tetap optimistis menghadapi paruh kedua 2026.
Perusahaan akan terus menjaga profitabilitas sekaligus memperkuat posisi seluruh maison atau rumah mode di bawah grup LVMH melalui inovasi produk, pembukaan butik baru, serta pengembangan koleksi mewah yang menjadi kekuatan utama perusahaan.
Dengan performa positif dari divisi perhiasan dan jam tangan, LVMH berharap dapat mempertahankan momentum pertumbuhan jangka panjang meskipun kondisi pasar global masih dipenuhi ketidakpastian.
Baca juga artikel: Salmon Panggang Cajun Dengan Kentang Renyah Ala Koboi
