Bros Unicorn Verdura Bersejarah Terjual di London

Sebuah bros berbentuk unicorn karya Verdura yang memiliki hubungan erat dengan keluarga kerajaan Inggris berhasil terjual dalam lelang perhiasan Elmwood’s di London. Perhiasan bersejarah tersebut sebelumnya dimiliki oleh Virginia Fortune Ryan Ogilvy, mendiang janda Countess of Airlie yang dikenal pernah menjadi lady of the bedchamber bagi Ratu Elizabeth II selama hampir lima dekade.

Bros unicorn verdura tersebut akhirnya berpindah tangan kepada seorang kolektor pribadi di Asia setelah menarik perhatian penawar dari berbagai negara. Dalam proses lelang, peserta memberikan penawaran melalui sambungan telepon maupun secara daring sebelum kolektor asal Asia memenangkan lot tersebut.

Terjual £23.750 dalam Lelang

Bros unicorn Verdura itu terjual dengan harga £23.750 atau sekitar $32.290. Nilai tersebut masih berada dalam kisaran estimasi pra-penjualan yang ditetapkan rumah lelang, yakni antara £20.000 hingga £30.000.

Joe Kendrick, kepala penjualan di Elmwood’s Auctioneers, mengungkapkan kegembiraannya terhadap hasil lelang tersebut. Menurutnya, bros tersebut memperoleh perhatian internasional yang luar biasa karena memiliki perpaduan antara desain ikonik, sejarah pribadi, serta kaitan dengan lingkungan kerajaan Inggris.

Kombinasi tersebut membuat bros unicorn bukan sekadar aksesori mewah, tetapi juga sebuah benda koleksi yang menyimpan kisah panjang.

Detail Desain Bros Unicorn Verdura

Bros ini memiliki desain yang sangat khas dan mudah dikenali. Bentuk utamanya berupa kepala unicorn yang muncul dari sebuah mahkota berbentuk lingkaran. Bagian lingkaran tersebut dihiasi batu turquoise cabochon yang memberikan karakter kuat pada keseluruhan tampilan.

Unicorn memiliki tanduk yang dihiasi berlian, sementara bagian mulutnya menampilkan bunga dengan berlian potongan brilian. Perhiasan tersebut juga bertanda tangan Verdura, memperkuat nilai desain dan sejarahnya.

Dihiasi Berlian dan Turquoise

Bros ini menggunakan berlian dengan total berat sekitar 1,10 karat. Kombinasi berlian dengan turquoise membuat tampilannya memiliki keseimbangan antara kemewahan dan karakter artistik.

Detail berupa pinggiran berlian berbentuk pir semakin menonjolkan bentuk mahkota yang menjadi dasar kepala unicorn. Setiap elemen dirancang untuk menghasilkan tampilan dramatis yang sesuai dengan gaya khas Verdura.

Warisan Virginia Fortune Ryan Ogilvy

Nilai bros tersebut semakin meningkat karena sejarah kepemilikannya. Virginia Fortune Ryan Ogilvy merupakan janda Countess of Airlie dan memiliki hubungan yang sangat dekat dengan lingkungan kerajaan Inggris.

Ia menjalankan tugas sebagai lady of the bedchamber bagi Ratu Elizabeth II selama hampir 50 tahun. Ogilvy juga tercatat sebagai perempuan Amerika pertama sekaligus satu-satunya yang pernah memegang posisi tersebut.

Salah Satu Perhiasan Favorit Ogilvy

Menurut rumah lelang, bros unicorn tersebut merupakan salah satu perhiasan favorit Ogilvy. Latar belakang keluarga dan hubungan sosialnya juga memiliki kaitan dengan sang perancang.

Ibu Ogilvy diketahui merupakan teman lama Duke Fulco di Verdura, perancang perhiasan Italia-Amerika yang terkenal. Hubungan tersebut kemudian berkembang menjadi persahabatan antara Verdura dan Ogilvy.

Kisah personal inilah yang memberikan dimensi tambahan pada bros tersebut. Bagi kolektor, nilai sebuah perhiasan tidak hanya ditentukan oleh material dan desain, tetapi juga oleh siapa yang pernah memilikinya.

Motif Unicorn dalam Karya Verdura

Unicorn bukanlah motif yang muncul secara kebetulan dalam karya Verdura. Menurut Elmwood’s, sang desainer mendapatkan inspirasi dari ukiran rakyat yang ditemukan pada komidi putar Amerika awal.

Desain Fantastis dengan Nilai Koleksi Tinggi

Penggunaan unicorn memberikan identitas unik pada karya tersebut. Motif hewan mitologis ini kemudian dipadukan dengan elemen mahkota, turquoise, dan berlian sehingga menciptakan sebuah perhiasan yang memiliki karakter kuat.

Keunikan desain tersebut turut menjelaskan mengapa bros ini mampu menarik perhatian kolektor internasional meskipun ukurannya relatif kecil dibandingkan sejumlah lot perhiasan lainnya.

Lot Perhiasan Lain yang Menarik Perhatian

Lelang Elmwood’s juga menghadirkan sejumlah perhiasan bersejarah lainnya. Salah satu lot unggulan adalah bros bulu berlian bergaya Art Deco karya Van Cleef & Arpels dari sekitar tahun 1927.

Bros Van Cleef & Arpels dan Tiara Art Deco

Bros bulu berlian tersebut berhasil terjual seharga £75.000 atau sekitar $102.000. Selain itu, sebuah tiara bergaya Art Deco dengan sentuhan kebangkitan Mesir juga menarik perhatian dan terjual seharga £65.000 atau sekitar $88.400.

Hasil lelang tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap perhiasan dengan sejarah, desain penting, dan provenance yang kuat masih tinggi di pasar kolektor internasional.

Bros unicorn Verdura menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah perhiasan dapat memiliki nilai lebih dari sekadar keindahan. Perpaduan antara desain khas Verdura, sejarah kepemilikan Virginia Fortune Ryan Ogilvy, serta kaitannya dengan lingkungan kerajaan membuatnya menjadi benda koleksi yang memiliki cerita luar biasa.

Kini, bros tersebut telah berpindah ke tangan seorang kolektor pribadi di Asia, membawa serta warisan desain dan sejarah yang telah melekat padanya selama bertahun-tahun.

Baca juga artikel: Bombes Parfait Es Krim Cokelat Mint Yang Menggoda Selera

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *