Pandora Catat Kinerja Solid dan Naikkan Proyeksi 2026
Pandora mencatat kinerja yang solid pada kuartal kedua 2026 meskipun kondisi konsumen di sejumlah pasar utama masih penuh tantangan. Perusahaan perhiasan asal Denmark tersebut berhasil meningkatkan pendapatan sekaligus menaikkan proyeksi keuangan tahunannya, didorong oleh koleksi baru yang lebih menonjolkan desain dan relevansi budaya.
Pendapatan Pandora naik 2 persen secara tahunan berdasarkan kurs aktual, atau 3 persen secara organik, menjadi 7,22 miliar kroner Denmark atau sekitar US$1,11 miliar. Sementara itu, pertumbuhan penjualan like-for-like mencapai 1 persen.
Desain Baru Jadi Motor Pertumbuhan Pandora
CEO Pandora Berta de Pablos-Barbier mengatakan perusahaan mulai menghidupkan kembali mesin pertumbuhannya. Menurutnya, Pandora sedang menjalankan model pertumbuhan baru dengan fokus lebih besar pada desain yang khas, relevansi budaya, serta pelaksanaan strategi yang lebih kuat di tingkat lokal.
Strategi tersebut terlihat dari performa sejumlah koleksi baru. Pandora menyebut desain perhiasan yang lebih berani dan organik mulai mendapatkan perhatian konsumen setelah sebelumnya perusahaan lebih dikenal dengan produk perhiasan yang ceria.
Segmen Fuel with More Tumbuh 6 Persen
Segmen fuel with more, yang mencakup perhiasan berlian buatan laboratorium serta koleksi Timeless dan Signature, mencatat pertumbuhan penjualan like-for-like sebesar 6 persen pada kuartal kedua.
Sebaliknya, segmen inti Pandora mengalami penurunan 1 persen. Koleksi Moments, termasuk charm yang menjadi salah satu produk andalan perusahaan, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kinerja segmen tersebut.
Koleksi Talisman juga memberikan kontribusi positif meskipun lini tersebut masih menghadapi gugatan hukum dari merek perhiasan Foundrae terkait tuduhan kemiripan desain medali.
Pandora Perkuat Koleksi dan Kolaborasi
Pandora terus memperluas strategi kreatifnya melalui peluncuran berbagai koleksi baru. Tema musim semi Garden of Dreams memanfaatkan motif alam untuk mendorong pertumbuhan kategori Timeless. Sementara itu, Pandora Essence juga menjadi salah satu produk dengan performa penjualan terbaik.
Pada Juli, perusahaan memperkenalkan Pandora Wonders, program kreatif multi-tahun yang melibatkan komunitas seni untuk menonjolkan keterampilan kerajinan dan desain.
Kolaborasi dengan Harry Lambert
Untuk peluncuran pertama Pandora Wonders, perusahaan bekerja sama dengan penata gaya dan kreator asal Inggris, Harry Lambert. Kolaborasi tersebut menghasilkan koleksi liontin mutiara bergaya barok yang diluncurkan di Paris saat pekan Haute Couture.
Pandora menyebut koleksi tersebut mendapat antusiasme besar dan membantu meningkatkan perhatian terhadap merek. Perusahaan juga mencatat bahwa sejumlah produk baru mulai mengungguli produk dasar di pasar tempat strategi desain tersebut diterapkan.
Strategi Platinum Hadapi Harga Logam
Selain memperkuat desain, Pandora mengambil langkah untuk mengurangi dampak fluktuasi harga bahan baku. Perusahaan mulai menguji penggunaan lapisan platinum pada sejumlah perhiasan sebagai strategi menghadapi tingginya harga emas dan perak.
Uji coba dilakukan di Belanda pada Juli setelah melalui proses pengembangan dan pengujian konsumen selama satu tahun. Pandora berencana memperluas pengujian ke sejumlah pasar pada kuartal keempat, sebelum peluncuran yang lebih luas pada 2027.
Target 50 Persen Perhiasan Beralih ke Platinum
Pandora menargetkan setidaknya 50 persen perhiasan perak yang memenuhi syarat akan dialihkan ke lapisan platinum pada 2027. Produk lainnya akan mengikuti pada 2028.
Strategi ini diharapkan membantu mengurangi ketergantungan terhadap fluktuasi harga komoditas sekaligus menjaga stabilitas margin perusahaan.
Penjualan AS Tetap Stabil
Di Amerika Serikat, penjualan Pandora tetap stabil meskipun sentimen konsumen melemah dan jumlah pengunjung toko mengalami penurunan. Secara regional, penjualan like-for-like Amerika Utara turun 1 persen.
Sementara itu, Amerika Latin menjadi wilayah dengan performa terbaik setelah mencatat pertumbuhan like-for-like sebesar 18 persen, disusul Asia Pasifik yang tumbuh 10 persen. Penjualan di kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika turun 2 persen.
Pandora Perluas Jaringan Toko
Hingga akhir kuartal kedua, Pandora mengoperasikan 2.811 toko, bertambah 15 toko dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dalam 12 bulan terakhir, perusahaan menambah 23 toko konsep secara bersih dan menutup 17 toko dalam toko yang dioperasikan Pandora. Perusahaan menargetkan pembukaan 50 hingga 75 toko konsep secara bersih, sekaligus mengurangi 25 hingga 50 toko dalam toko.
Proyeksi 2026 Dinaikkan
Melihat perkembangan kinerja tersebut, Pandora menaikkan proyeksi pertumbuhan organiknya menjadi 0 hingga 3 persen, dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar -1 hingga 2 persen.
Margin EBIT juga dinaikkan menjadi 22 hingga 23 persen dari sebelumnya 21 hingga 22 persen. Pandora menyebut peningkatan tersebut antara lain dipengaruhi pendapatan satu kali dari pengembalian bea masuk.
Meski optimistis, manajemen tetap berhati-hati karena kondisi ekonomi dan geopolitik global masih bergejolak. Untuk kuartal ketiga, Pandora memperkirakan pertumbuhan penjualan like-for-like berada di kisaran pertengahan satu digit.
Hasil keuangan kuartal ketiga Pandora dijadwalkan diumumkan pada 4 November, yang akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah strategi desain baru dan ekspansi ritel mampu mempertahankan momentum pertumbuhan perusahaan.
Baca juga artikel: Resep Kue Red Velvet Percikan Darah Untuk Pesta Halloween
