Alder Fine Jewellery didirikan berdasarkan ikatan seumur hidup para pendirinya sebagai saudara perempuan, semangat kewirausahaan keluarga mereka, dan keseimbangan yang menurut Mikela dan Shani Alder ada di antara mereka sebagai pemilik bisnis.
Ide di balik Alder bermula ketika keduanya bekerja di perusahaan konstruksi keluarga, Alder Group di Gold Coast, Australia. Mikela naik pangkat selama lebih dari tujuh tahun hingga menjadi direktur keuangan; Shani bertugas sebagai petugas pengembangan, serta mengelola aspek media sosial perusahaan.
Kedua saudara perempuan ini mulai mengembangkan Alder sebagai merek perhiasan pada akhir 2021, dan secara resmi meluncurkannya pada September 2022. Toko online mereka berkembang pesat hingga mereka membuka butik flagship pada Juni 2023. Seperti kata pepatah, bangunlah, dan pelanggan akan datang.
Tak heran, kedua saudari Alder terlibat dalam setiap aspek bisnis, mulai dari pemilihan batu permata, membangun hubungan dengan pemasok, hingga mendesain setiap produk layaknya proyek konstruksi mereka.
“Kami keduanya tertarik pada garis yang bersih, keseimbangan arsitektural, dan perhatian yang sangat teliti terhadap detail,” kata Mikela. “Kami belum menerima investasi apa pun hingga saat ini; kami sepenuhnya mendanai bisnis ini sendiri. Saya sangat bangga dengan itu. Itu berarti setiap keputusan adalah milik kami, setiap arah adalah sengaja, dan merek ini dibangun persis seperti yang kami bayangkan.”
Saudari-saudari itu tumbuh besar di Gold Coast, dan ayah mereka yang berorientasi bisnis mendorong mereka untuk bermimpi besar, bekerja keras, dan menciptakan sesuatu yang mereka miliki sendiri, kata Shani. Dia adalah saudari bungsu dari tiga bersaudara dan langsung masuk ke dunia kerja setelah lulus SMA, lalu bergabung dengan bisnis keluarga.
Mikela adalah saudari tengah, dan dia ingat masa kecilnya bermain di luar ruangan bersama saudari tertua mereka, Talia; mengikuti kelas tari; dan menikmati laut yang dekat. Sebenarnya, kenangan perhiasan pertamanya adalah perhiasan batu aquamarine milik ibunya, yang mengingatkan Mikela pada masa kecil mereka di pesisir.
Pada tahun 2018, Mikela lulus dari universitas, di mana dia mengambil jurusan bisnis dan akuntansi. Dia langsung bergabung dengan Alder Group, bekerja sebagai akuntan di semua bidang bisnis. Dia mengatakan dia belajar disiplin, kepemimpinan, keseimbangan angka, dan aspek manusia dalam mengelola perusahaan.
Baik Shani maupun Mikela mengatakan bahwa mereka tertarik pada perhiasan sebagai karier potensial, karena dibesarkan oleh ibu dan nenek yang melihat perhiasan sebagai cara untuk melestarikan kenangan dan menceritakan kisah momen penting dalam hidup.
“Bagi banyak orang, mungkin terlihat seperti lompatan besar, berpindah dari konstruksi dan keuangan ke perhiasan, tapi bagi saya itu masuk akal,” kata Mikela. “Perhiasan selalu ada dalam hidup saya, dan selama kuliah, saya sebenarnya berpikir akan berakhir di dunia mode. Sisi kreatif saya membutuhkan saluran untuk berekspresi.”
Para saudara perempuan mengatakan bahwa minat mereka yang berbeda-beda dalam Alder Fine Jewelry menciptakan keseimbangan yang harmonis. Shani adalah visioner kreatif, sementara Mikela mendukung dan membentuk arah tersebut dengan perspektif yang berorientasi pada merek. Mikela juga menjadi motor di balik operasional bisnis, memastikan bisnis berjalan lancar, mengelola arus kas, merencanakan langkah selanjutnya, dan menjaga agar mereka tetap pada jalur menuju tujuan mereka.
Shani mengatakan memilih nama Alder terasa intuitif. Dengan tiga anak perempuan, nama keluarga secara tradisional tidak akan dilanjutkan, jadi memberikan nama tersebut kepada merek mereka menjadi cara mereka untuk melestarikan warisan tersebut.
“Ini menghormati orang tua kami, cara kami dibesarkan, dan semangat kewirausahaan yang ditanamkan pada kami. Ini juga mencerminkan kualitas abadi merek kami—halus, tahan lama, dan dibangun dengan niat,” kata Shani.
Mikela setuju. “Pada intinya, Alder Fine Jewellery tentang koneksi: dengan keluarga, warisan, tonggak pribadi, dan keindahan seni. Ini adalah merek yang lahir dari cinta, dibentuk oleh warisan, dan dipandu oleh keyakinan bahwa perhiasan adalah cara terindah untuk meneruskan makna antar generasi.”
Baca juga artikel: 4 Mitos Minyak Canola yang Dibantah Ahli
