Koleksi “Smash” Marie Lichtenberg: Inspirasi Liontin yang Tertabrak Mobil

Paris Jadi Saksi Lahirnya Koleksi Kapsul “Smash”

Terinspirasi oleh sebuah liontin yang tertabrak mobil, desainer perhiasan Marie Lichtenberg menghadirkan kembali bentuk khas liontin silinder tiga dimensinya melalui koleksi kapsul terbaru bertajuk “Smash”.

Paris—Marie Lichtenberg memperkenalkan interpretasi baru dari desain ikoniknya yang kini hadir dalam bentuk lebih eksperimental. Koleksi ini tetap mempertahankan DNA estetika khas Lichtenberg, namun dengan sentuhan yang lebih berani dan tidak konvensional.

Kisah di Balik Inspirasi yang Tak Terduga

Koleksi ini berawal dari sebuah kejadian unik, ketika salah satu klien Lichtenberg secara tidak sengaja menabrak liontin kesayangannya dengan mobil. Alih-alih melihatnya sebagai kerusakan semata, sang desainer justru menemukan inspirasi baru.

Ia kemudian membayangkan bagaimana jika sebuah perhiasan tidak hanya dipandang sebagai benda sempurna, tetapi juga sebagai objek yang mampu “bertahan” dari benturan hidup dan tetap memiliki nilai estetika.

Filosofi Desain Koleksi “Smash”

Pertanyaan Konseptual di Balik Bentuk Perhiasan

Koleksi Smash mengajukan pertanyaan reflektif: bagaimana jika liontin-liontin itu terkompresi, hampir hancur di bawah beban waktu? Dari sini lahirlah lima desain yang sengaja dibuat tampak “tertekan” atau rata.

Setiap potongan dirancang untuk menunjukkan bahwa sebuah perhiasan dapat “terjatuh” namun tetap bangkit dengan karakter yang lebih kuat dan bermakna.

Lima Simbol, Lima Makna Berbeda

Koleksi ini menghadirkan lima motif utama, masing-masing membawa pesan yang berbeda, mulai dari yang lembut hingga yang provokatif. Motif tersebut terdiri dari hati, daun semanggi, serta kata-kata “love”, “luck”, dan “fuck”.

Menurut Lichtenberg, setiap simbol memiliki filosofi tersendiri. “Love” dan “Luck” merupakan dua motto yang selalu ia anggap penting dalam hidup. Sementara “Fuck” menjadi simbol untuk tidak terlalu serius menghadapi kehidupan. Adapun hati dan semanggi dirancang sebagai pesan yang lebih subtil dan personal.

Material Mewah dan Sentuhan Artistik

Emas 18 Karat dengan Batu Mulia

Setiap liontin dalam koleksi Smash dibuat dari emas kuning dan putih 18 karat. Beberapa di antaranya juga dihiasi dengan batu mulia seperti rubi, zamrud, garnet, hingga berlian, memberikan sentuhan kemewahan yang kontras dengan bentuknya yang “terkompresi”.

Tali Kulit sebagai Identitas Modern

Perhiasan ini dijual dengan tali kulit yang memberikan kesan lebih kasual namun tetap sakral. Lichtenberg menambahkan bahwa penggunaan tali kulit bertujuan untuk mempertahankan nuansa intim dari desain awal sekaligus menghadirkan pendekatan yang lebih modern.

Ia pertama kali memperkenalkan elemen ini pada Januari melalui koleksi gelang liontin bayi “Lasso”, dan sejak itu terus menggunakannya dalam berbagai desain.

Peluncuran Koleksi dan Nilai Eksklusif

Debut di Ajang Couture

Koleksi kapsul Smash resmi diluncurkan di ajang Couture, menegaskan posisi Marie Lichtenberg sebagai salah satu desainer perhiasan yang berani mengeksplorasi konsep di luar batas tradisional.

Harga dan Eksklusivitas

Setiap liontin dalam koleksi ini dibanderol dengan harga antara $6.740 hingga $7.040, menjadikannya sebagai karya eksklusif yang tidak hanya bernilai estetika tetapi juga koleksi seni tinggi.

Kesimpulan: Perhiasan sebagai Simbol Ketahanan

Koleksi Smash membuktikan bahwa keindahan tidak selalu datang dari kesempurnaan. Dengan mengubah “kerusakan” menjadi inspirasi, Marie Lichtenberg berhasil menciptakan karya yang memadukan seni, filosofi, dan kemewahan dalam satu bentuk yang unik dan penuh makna.

Baca juga artikel: Salad Cobb Saus Krim Kacang Mete Lezat Dan Sehat

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *