Sydney Evan Rayakan 25 Tahun dengan Empat Koleksi Baru

Sydney Evan Hadirkan Koleksi Ulang Tahun ke-25

Los Angeles—Sydney Evan merayakan perjalanan 25 tahun dengan meluncurkan empat koleksi perhiasan terbaru yang merefleksikan warisan merek sekaligus perkembangan desainnya. Empat koleksi tersebut adalah “Confetti Disco,” “Champagne Cheers,” “Tuxedo,” dan “Classic Punk.”

Keempat koleksi dirancang dengan karakter berbeda, tetapi tetap memiliki benang merah berupa semangat perayaan dan interpretasi baru terhadap konsep “Love All Around.” Motif cinta tersebut telah menjadi bagian penting dari identitas Sydney Evan dan terus dikembangkan melalui berbagai desain selama perjalanan merek.

Koleksi-koleksi ini akan diluncurkan secara bertahap sepanjang musim gugur dan musim dingin. Masing-masing menghadirkan pendekatan berbeda terhadap warna, material, serta gaya, sehingga menawarkan pilihan yang beragam bagi pencinta perhiasan mewah.

Confetti Disco Hadir dengan Warna Cerah

Koleksi pertama, “Confetti Disco,” telah diluncurkan pada 15 Agustus. Koleksi ini mengusung tampilan ceria dengan penggunaan batu permata berwarna-warni yang memberikan kesan dinamis dan penuh energi.

Beragam material digunakan, termasuk turquoise, amethyst, lapis lazuli, berlian, topaz, sodalite, malachite, zamrud, mutiara merah muda, safir, onyx, dan aquamarine. Perpaduan warna tersebut membuat Confetti Disco menjadi representasi semangat pesta yang penuh keceriaan.

Tiga Koleksi Berikutnya

Setelah Confetti Disco, Sydney Evan akan melanjutkan rangkaian perayaan ulang tahun dengan tiga koleksi lainnya. Setiap koleksi memiliki identitas visual yang berbeda dan dirancang untuk memperluas karakter khas merek.

Champagne Cheers dengan Nuansa Hangat

“Champagne Cheers” dijadwalkan meluncur pada 15 September. Koleksi ini menghadirkan palet warna yang lebih hangat melalui penggunaan kuarsa champagne, topaz asap, morganit peach, topaz champagne, jasper zebra cokelat, kulit cokelat, kayu fosil, dan berlian.

Pilihan material tersebut memberikan kesan elegan sekaligus hangat, sesuai dengan tema perayaan yang diusung koleksi.

Tuxedo Tawarkan Keanggunan Hitam-Putih

Koleksi “Tuxedo” akan dirilis pada 15 Oktober dengan mengedepankan estetika hitam-putih yang klasik. Onyx hitam dan putih, spinel hitam, mutiara, berlian hitam dan putih, serta kulit hitam menjadi elemen utama koleksi ini.

Tuxedo dirancang untuk menghadirkan kesan elegan yang tidak lekang oleh waktu. Kombinasi warna monokrom memberikan fleksibilitas sekaligus mempertahankan karakter mewah Sydney Evan.

Classic Punk Hadirkan Sentuhan Pemberontak

Sebagai koleksi terakhir, “Classic Punk” akan diluncurkan pada 15 November. Koleksi ini menampilkan pendekatan yang lebih berani melalui perpaduan anting berlian dengan emas putih dan kuning 14 karat.

Berbeda dari tiga koleksi lainnya yang menggunakan emas kuning 14 karat, Classic Punk menampilkan desain dua warna. Perpaduan tersebut memberikan sentuhan kontras dan karakter pemberontak yang menjadi ciri utama koleksi.

Warisan Desain Rosanne Karmes

Sydney Evan didirikan oleh desainer Rosanne Karmes pada 2001. Nama Sydney Evan berasal dari nama kedua anaknya, Sydney dan Evan, serta almarhum ayahnya, Sy.

Selama 25 tahun, Karmes membangun identitas merek dengan gagasan bahwa perempuan dapat membeli perhiasan mewah untuk dirinya sendiri. Perhiasan Sydney Evan dirancang agar terasa personal, memiliki makna, dan tetap nyaman digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengubah Cara Perempuan Memakai Perhiasan

Sebelum mendirikan Sydney Evan, Karmes telah memiliki pengalaman di berbagai bidang industri perhiasan, mulai dari manufaktur perhiasan mewah hingga mengelola showroom aksesori. Pengalaman tersebut membuatnya melihat peluang untuk menghadirkan perhiasan mewah yang lebih mudah dikenakan, modis, dan tetap memiliki harga yang relatif terjangkau.

Karmes juga dikenal berani menantang kebiasaan lama dalam industri perhiasan. Salah satunya melalui pengembangan gelang anyaman berbahan karet elastis yang dipadukan dengan emas dan berlian.

Ia turut mempopulerkan gaya pemakaian perhiasan secara berlapis serta menggunakan tulisan tangannya sendiri dalam berbagai desain bertuliskan kata-kata seperti “love,” “peace,” “faith,” dan “dream.” Kata “love” kemudian menjadi salah satu desain terlaris Sydney Evan.

Sydney Evan Memasuki Babak Baru

Memasuki usia 25 tahun, Sydney Evan ingin mempertahankan gagasan utama yang telah menjadi fondasi merek sejak awal, yaitu menjadikan perhiasan sebagai bentuk ekspresi personal yang mampu memberikan rasa bahagia dan percaya diri.

Keempat koleksi ulang tahun tersebut dibanderol mulai dari $540 hingga $52.000. Confetti Disco telah tersedia sejak 15 Agustus, sementara Champagne Cheers, Tuxedo, dan Classic Punk akan menyusul sesuai jadwal peluncurannya.

Seluruh koleksi perayaan ulang tahun ke-25 Sydney Evan akan tersedia melalui situs resmi merek, membawa interpretasi baru terhadap tema cinta sekaligus menandai perjalanan panjang Sydney Evan dalam industri perhiasan mewah.

Baca juga artikel: Kue Keju New York Dengan Taburan Krim Asam Cokelat

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *