Pomellato Luncurkan Koleksi Perhiasan Mewah “Stile Libero” dengan 65 Karya Artistik

Pomellato memperkenalkan koleksi perhiasan mewah terbarunya bertajuk “Stile Libero”, sebuah koleksi yang menghadirkan 65 karya eksklusif dengan perpaduan warna berani, bentuk artistik, dan keahlian tinggi. Diluncurkan di Milan, koleksi ini menjadi perwujudan filosofi kebebasan berekspresi yang telah lama menjadi identitas rumah perhiasan asal Italia tersebut.

Stile Libero, Simbol Kebebasan dalam Perhiasan Mewah

Warna yang berani, penataan permata yang ekspresif, dan bentuk yang artistik menjadi ciri khas dari tiga bab yang membentuk “Stile Libero.”

Semangat ini tercermin dalam nama koleksi “Stile Libero,” yang berarti “gaya bebas” dalam bahasa Italia.

Koleksi ini merayakan kebebasan berekspresi dan kebebasan berkarya, karena terinspirasi oleh visi merek mengenai feminitas, yang menurutnya bersifat beragam, didefinisikan sendiri, dan tidak pernah kaku.

Hal tersebut diwujudkan melalui warna-warna cerah, volume yang tegas, serta keahlian pengerjaan yang luar biasa.

“Pomellato Stile Libero mewujudkan perhiasan mewah dengan gaya Pomellato yang bebas,” kata Sabina Belli, CEO Pomellato.

Ia menambahkan bahwa setiap karya menghadirkan kisah kreativitas dan keahlian yang memadukan berbagai dunia, sekaligus menjadi simbol bagi perempuan yang bebas, kuat, dan percaya diri dalam mengekspresikan gaya mereka.

Filosofi Eklektisisme Menjadi Dasar Koleksi

Perpaduan Berbagai Gaya dan Budaya

Tema utama kebebasan dalam koleksi ini diperkuat melalui konsep eklektisisme, yakni gaya yang menggabungkan berbagai pengaruh budaya, bentuk, warna, dan material menjadi satu kesatuan harmonis.

Menurut Direktur Kreatif Pomellato, Vincenzo Castaldo, Stile Libero merupakan cara pandang yang menolak batasan desain konvensional.

“Pomellato Stile Libero adalah seni bergerak secara naluriah, merangkul keberanian untuk memadukan keterampilan dan keahlian,” ujarnya.

Tiga Bab Utama Koleksi Stile Libero

Visionary Colors, Perayaan Warna dan Cahaya

Bab pertama, Visionary Colors, menghadirkan eksplorasi terhadap kekuatan warna dan permainan cahaya.

Koleksi ini menampilkan:

  • Palet warna aquatik
  • Nuansa tone-on-tone
  • Batu permata berwarna cerah
  • Teknik khas serti libre

Teknik tersebut memungkinkan batu permata disusun dalam geometri yang tidak biasa, sementara penggunaan cakar sebagai elemen dekoratif menciptakan kontras visual yang kuat.

Mandala Chromia Jadi Ikon Visionary Colors

Salah satu karya paling mencolok adalah kalung Mandala Chromia.

Liontin berbentuk medali tersebut dihiasi 99 safir langka dalam berbagai warna seperti merah muda, ungu, kuning, biru, oranye, dan hijau.

Seluruh komposisi kemudian dibingkai dengan lingkaran berlian cokelat yang memperkuat efek visualnya.

Choker Drops of Paraíba

Sorotan lain datang dari kalung Drops of Paraíba.

Kalung ini menampilkan 21 batu turmalin Paraíba potongan pir dengan total berat lebih dari 20 karat.

Batu-batu tersebut dipasang menggunakan teknik serti libre di atas berlian pavé dan emas mawar sehingga menghasilkan efek menyerupai tetesan hujan yang berkilauan.

Magnetic Gold, Keindahan Emas dalam Bentuk Modern

Rantai Emas dan Berlian Berkarakter

Bab kedua, Magnetic Gold, menampilkan koleksi yang didominasi rantai emas tebal, choker, gelang, cincin statement, dan anting.

Emas dipadukan dengan berlian putih hingga cokelat dalam berbagai potongan unik sehingga menghadirkan tampilan yang modern sekaligus elegan.

Kalung Attache Terinspirasi Era 1990-an

Salah satu karya utama dalam bab ini adalah kalung Attache.

Kalung emas mawar tersebut mengambil inspirasi dari desain rantai khas Pomellato era 1990-an.

Bagian tengah rantai dihiasi berlian pavé dan baguette, lengkap dengan empat berlian cokelat potongan zamrud yang memiliki total berat 6,74 karat.

Cincin Note di Luce

Bab ini juga menghadirkan tujuh cincin Note di Luce.

Setiap cincin emas dihiasi satu atau beberapa berlian dengan warna dan potongan yang berbeda, dipasang menggunakan teknik khusus sehingga setiap karya memiliki karakter yang unik.

Hypnotic Shadows Menggabungkan Tradisi dan Desain Modern

Teknik Openwork yang Artistik

Bab terakhir, Hypnotic Shadows, menunjukkan kemampuan Pomellato menggabungkan teknik tradisional pembuatan emas dengan pendekatan desain kontemporer.

Teknik openwork diterjemahkan menjadi karya-karya perhiasan mewah yang ringan sekaligus artistik.

Kolaborasi Bersama Sara Bran

Subbab pertama menghadirkan kolaborasi bersama seniman Prancis Sara Bran.

Melalui koleksi Arabesque, Pomellato menghadirkan perhiasan emas putih dan emas mawar yang dilubangi secara manual sehingga menghasilkan pola menyerupai renda dengan motif bunga.

Desain tersebut mengeksplorasi hubungan antara ruang kosong, cahaya, bayangan, dan bentuk padat.

Anting Ipnotica Jadi Penutup Koleksi

Subbab kedua menafsirkan ulang teknik kerawang menjadi pola yang mengikuti gerakan rantai.

Salah satu karya paling menonjol adalah anting Ipnotica, yang memiliki bentuk bulat dengan efek relief halus serta dihiasi berlian sehingga menghasilkan tampilan elegan sekaligus modern.

Stile Libero Tegaskan Identitas Kreatif Pomellato

Melalui Stile Libero, Pomellato kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam menggabungkan keahlian tradisional Italia dengan inovasi desain modern. Ketiga bab dalam koleksi ini—Visionary Colors, Magnetic Gold, dan Hypnotic Shadows—menawarkan interpretasi berbeda mengenai kebebasan berekspresi, menjadikan setiap karya bukan hanya sekadar perhiasan, tetapi juga sebuah karya seni yang merepresentasikan karakter dan kepribadian pemakainya.

Baca juga artikel: Resep Pizza Bakso Dan Pepperoni Yang Lezat Dan Praktis

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *